Pemetaan Kompetensi ASN, KPU Papua Pegunungan Sosialisasikan Teknis Implementasi Manajemen Talenta ASN
Wamena – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Teknis Implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pilamo Demokrasi Kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan dan diikuti oleh jajaran pegawai KPU Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pegawai mengenai implementasi Manajemen Talenta ASN, khususnya terkait penilaian kinerja, potensi, kualifikasi, kompetensi, pengalaman jabatan, serta rekam jejak pegawai. Dalam arahannya, Agus Filma selaku Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan bahwa penerapan Manajemen Talenta diharapkan dapat mendorong proses pengembangan dan promosi jabatan yang lebih objektif. “Dengan adanya sosialisasi Manajemen Talenta, diharapkan promosi jabatan dalam kompetensi diri pada setiap pegawai bukan hanya karena kedekatan, namun berdasarkan kompetensi diri yang ada,” ujar Agus. Menurutnya, setiap pegawai perlu memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan kompetensi berdasarkan kemampuan serta kinerja yang dimiliki. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem Manajemen Talenta menjadi penting bagi seluruh pegawai. Penilaian Manajemen Talenta ASN Sementara itu, M. Rizhanif Indraquranabiem selaku Plt. Kasubbag SDM dan Parmas menjelaskan teknis penilaian dalam Manajemen Talenta ASN. Ia menjelaskan bahwa penilaian Manajemen Talenta melalui sumbu kinerja terbagi menjadi dua, yaitu penilaian kinerja dan kinerja penguat. Penilaian tersebut kemudian berkaitan dengan aspek kualifikasi dan tingkat pendidikan yang dimiliki oleh setiap pegawai. Selain kinerja dan kualifikasi, aspek potensi pegawai juga menjadi bagian penting dalam pemetaan Manajemen Talenta. Potensi dapat dipetakan melalui sejumlah indikator, di antaranya hasil asesmen, sertifikat kompetensi, serta riwayat jabatan. Dalam sosialisasi tersebut juga dijelaskan mengenai pemutakhiran data pada MyASN. Pegawai diberikan pemahaman mengenai enam riwayat yang dapat dimutakhirkan melalui MyASN sehingga data kepegawaian dapat tersaji secara lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi terbaru. Pegawai Didorong Memutakhirkan Data dan Menyusun Rencana Aksi Selain pemutakhiran data, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Rencana Aksi yang wajib dilakukan oleh setiap pegawai sebagai bagian dari pengembangan potensi dan kompetensi. Materi lainnya mencakup pengalaman jabatan, termasuk lama waktu dalam jenjang riwayat jabatan, penilaian potensi masing-masing pegawai, serta rekam jejak kedisiplinan. Seluruh aspek tersebut menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam implementasi Manajemen Talenta ASN. Pada sesi akhir, Agus Filma kembali menekankan pentingnya kelengkapan berkas-berkas yang diperlukan dalam Simata BKN. Ia berharap seluruh pegawai dapat memahami dan memenuhi dokumen yang diperlukan sekaligus melakukan pemutakhiran data secara berkala. “Diharapkan setiap pegawai dapat meningkatkan potensi diri,” tegas Agus. Melalui kegiatan sosialisasi ini, KPU Provinsi Papua Pegunungan mendorong seluruh pegawai untuk lebih aktif dalam mengembangkanr kompetensi, memperbarui data kepegawaian, serta mempersiapkan diri dalam penerapan Manajemen Talenta ASN secara objektif dan terukur