Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Berkualitas, KPU Papua Pegunungan Laksanakan Pengajian dan Ibadah Rutin
Wamena, 11 September 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan terus mendorong penguatan karakter, integritas, serta kepemimpinan yang berkualitas di lingkungan kerja melalui pelaksanaan kegiatan pembinaan kerohanian secara rutin.

Kegiatan pengajian dan ibadah rutin yang dilaksanakan di lingkungan KPU Provinsi Papua Pegunungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan kerja yang tidak hanya berorientasi pada profesionalitas dan pelaksanaan tugas, tetapi juga pada pembentukan karakter serta nilai-nilai moral dan spiritual setiap jajaran.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Para pegawai mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat, sekaligus menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk melakukan refleksi, memperkuat kebersamaan, serta membangun hubungan kerja yang harmonis.

Pembinaan kerohanian dipandang memiliki peran penting dalam membentuk pribadi aparatur yang memiliki integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat BerAKHLAK, khususnya dalam mewujudkan aparatur yang berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Melalui kegiatan pengajian dan ibadah rutin, KPU Provinsi Papua Pegunungan berharap seluruh jajaran dapat semakin memperkuat ketahanan moral dan spiritual dalam menjalankan tugas pelayanan publik, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu dan demokrasi yang berintegritas di Papua Pegunungan.
Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, momentum tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kepemimpinan yang berkualitas harus dibangun dari karakter pribadi yang baik. Integritas, kejujuran, keteladanan, tanggung jawab, serta kemampuan menghargai perbedaan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan harmonis.
KPU Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus membangun budaya kerja yang sehat dengan menyeimbangkan aspek profesionalitas, kedisiplinan, kebersamaan, dan pembinaan karakter. Dengan demikian, setiap jajaran diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara Pemilu.
Dengan demikian karakter yang kuat melahirkan integritas, integritas melahirkan kepercayaan, dan kepercayaan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas.