Partisipasi KPU Provinsi Papua Pegunungan dalam kegiatan Karnaval sebagai bentuk sosialisasi Kepada Masyarakat bahwa Pemilu merupakan pesta demokrasi masyarakat dalam Pemilu 2024.

Partisipasi KPU Provinsi Papua Pegunungan dalam kegiatan Karnaval sebagai bentuk sosialisasi Kepada Masyarakat bahwa Pemilu merupakan pesta demokrasi masyarakat dalam Pemilu 2024.

Dalam iven karnaval Tahun 2024 adalah "dapat Lestarikan Cendrawasihku dengan tujuan Mencegah Pemusnahan Cendrawasih dalam bentuk apapun termasuk penggunaan aksesoris yang dijual bebas sebagai wujud penghargaan".

Artinya tema Karnaval Tahun 2024 sangat relevan dengan nilai inkulturatif  dapat mempersatukan dengan nilai demokrasi budaya yang selama ini tersimpan rapih oleh lelur bangsa ini dengan mengedepankan penghargaan terhadap lingkungan hidup dan keutuhan alam semesta dan warisan budaya menjadi utama.

Manusia menjadi warisan budaya dengan penghayatan budaya. Dalam penghayatan manusia mempunyai hubungan erat dengan Tuhan, Alam dan sesama manusia. Ketiga penyangga kehidupan ini menjadi perhatian utama. Manusia sebagai pewaris budaya tentu melestarikan demokrasi yang tercipta dalam kebudayaan. Maka demokrasi adalah milik kita bersama dan hak otonom

KPU Provinsi Papua Pegunungan diberi kesempatan oleh Pemerintah untuk melakukan partisipasi masyarakat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024.

KPU Provinsi Papua Pegunungan melakukan sosialisasi dengan iven Karnaval ini sebagai bentuk ajakan kepada Masyarakat supaya dapat menyalurkan hak suara dapat menentukan pilihan ideal pemimpin yang mampu menjaga keharmonisan dengan Tuhan-Alam-Sesama Manusia.

Partisipasi ini seluruh Komisioner, sekretaris, Kabag, Kasubag dan seluruh staf KPU Provinsi Papua Pegunungan dapat memperlihatkan simbol relasi Tuhan-alam dan manusia melalui hiasan-hiasannya.

Melestarikan Kekayaan Alam, Budaya Dan Keberagaman dan menghargai kearifan lokal sebagai bentuk melestarikan nilai Demokrasi Budaya dengan saling menghormati keragaman budaya di Indonesia.

Dengan demikian tercipta harmonisasi dapat mengedepankan nilai demokrasi dan KPU menjadi mediator untuk masyarakat menyalurkan haknya memilih pemimpin yang mampu menjaga relasi Allah-Alam dan Manusia demi kelangsungan hidup manusia di Provinsi Papua Pegunungan.

Share this artikel :

facebook twitter email whatapps

Dilihat 74 Kali.