Berita Terkini

KPU Papua Pegunungan Ajak Warga Perbarui Data Pemilih Lewat RRI Wamena

WAMENA, 9 Oktober 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menjaga akurasi data pemilih melalui sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Wamena, Jumat (9/10/2026). Dialog yang disiarkan langsung melalui RRI Pro 1 Wamena pada frekuensi 97,1 FM, pukul 09.00–10.00 WIT, menghadirkan Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Pegunungan, Naftali Paweka, bersama Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Provinsi Papua Pegunungan, Adden Siagian. Dialog dipandu oleh Tanti Situmorang. Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif, sekaligus mendorong partisipasi warga dalam proses pemutakhiran data. Baca juga: KPU Provinsi Papua Pegunungan Rilis Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2026 Mengapa Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Penting? Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan merupakan proses pembaruan data pemilih untuk menyesuaikan perubahan kondisi kependudukan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Perubahan tersebut dapat mencakup warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, pemilih yang meninggal dunia, perubahan elemen data kependudukan, dan perpindahan penduduk. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Papua Pegunungan, Naftali Paweka, menekankan pentingnya PDPB untuk mendukung perlindungan hak pilih warga negara. Ia mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menyampaikan informasi dan masukan agar kualitas data pemilih terus meningkat. “Pemutakhiran data pemilih bukan sekadar memperbarui angka dalam daftar pemilih, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan hak konstitusional setiap warga negara tetap terlindungi. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Papua Pegunungan untuk berpartisipasi aktif memberikan informasi dan masukan agar data pemilih semakin akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Naftali Paweka. Partisipasi Masyarakat Menjadi Kunci Masyarakat diharapkan memastikan kesesuaian data kependudukannya serta menyampaikan masukan apabila menemukan ketidaksesuaian data pemilih. Warga yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan tanggapan dapat berkoordinasi dengan KPU kabupaten setempat. Partisipasi masyarakat membantu KPU memperoleh informasi yang lebih akurat dan memperkuat kualitas data pemilih sebagai salah satu fondasi penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas. Tantangan Pemutakhiran Data Pemilih di Papua Pegunungan Kondisi geografis, akses transportasi antardistrik dan antarkampung, keterjangkauan layanan administrasi kependudukan, serta kebutuhan sinkronisasi data dengan instansi terkait menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan PDPB di Papua Pegunungan. Karena itu, koordinasi antara KPU, pemerintah daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat. Delapan KPU kabupaten di wilayah Papua Pegunungan berperan dalam pelaksanaan pemutakhiran data sesuai kewenangan dan kondisi wilayah masing-masing. Dialog RRI Wamena Perkuat Literasi Demokrasi Pemanfaatan siaran radio menjadi salah satu saluran komunikasi publik untuk memperluas penyebaran informasi kepemiluan. Melalui dialog interaktif RRI Wamena, masyarakat memperoleh penjelasan mengenai PDPB serta pentingnya menjaga kesesuaian data pemilih. KPU Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen meningkatkan kualitas pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sesuai peraturan perundang-undangan melalui keterbukaan informasi, koordinasi lintas instansi, dan dukungan masyarakat. Data pemilih yang berkualitas merupakan bagian dari upaya melindungi hak konstitusional warga negara. Baca juga: KPU Papua Pegunungan Sosialisasikan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di RRI Wamena, Naftali E. Paweka Ajak Masyarakat Aktif Perbarui Data Pemilih

Pererat Solidaritas dan Tingkatkan Kebugaran, KPU Se-Provinsi Papua Pegunungan Gelar Senam Bersama di Halaman Kantor Perwakilan KPU Tolikara

Wamena, Jumat, 9 Oktober 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Provinsi Papua Pegunungan melaksanakan kegiatan senam bersama di halaman Kantor Perwakilan KPU Kabupaten Tolikara, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat, mempererat tali persaudaraan, serta memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan KPU se-Provinsi Papua Pegunungan. Senam bersama merupakan salah satu bentuk kegiatan positif yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan kesehatan jasmani, tetapi juga menjadi sarana membangun hubungan kerja yang harmonis di antara jajaran penyelenggara pemilu. Di tengah berbagai tugas administratif, teknis, dan kelembagaan yang harus dilaksanakan, menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh menjadi hal penting agar setiap pegawai dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor Perwakilan KPU Kabupaten Tolikara ini menghadirkan suasana kebersamaan melalui aktivitas olahraga yang dapat diikuti bersama. Dengan mengikuti gerakan senam secara teratur, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kebugaran tubuh, menjaga stamina, serta membangun semangat positif untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. Momentum senam bersama ini juga menunjukkan bahwa membangun lingkungan kerja yang produktif tidak hanya dilakukan melalui rapat koordinasi, pelaksanaan program kerja, maupun kegiatan administratif lainnya. Kebersamaan dapat tumbuh melalui aktivitas sederhana yang memberikan ruang bagi pegawai untuk berinteraksi, saling menyapa, dan mempererat hubungan antarsesama dalam suasana yang lebih santai dan penuh kekeluargaan. Bagi jajaran KPU di wilayah Provinsi Papua Pegunungan, kebersamaan merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan. Hubungan kerja yang baik, komunikasi yang terbuka, serta semangat saling mendukung menjadi modal untuk membangun koordinasi yang efektif dalam menghadapi berbagai tantangan pekerjaan. Oleh karena itu, kegiatan olahraga bersama dapat menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap lembaga dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas. Membangun Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Kerja Kesehatan merupakan modal penting bagi setiap pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Aktivitas pekerjaan yang berlangsung setiap hari membutuhkan kondisi tubuh yang sehat, stamina yang terjaga, serta keseimbangan antara pekerjaan dan kebutuhan fisik. Melalui kegiatan senam bersama, jajaran KPU diharapkan semakin menyadari pentingnya menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat. Senam bersama juga menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan kantor. Kegiatan olahraga yang dilakukan secara bersama-sama dapat mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab pribadi sekaligus bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Dengan kondisi fisik yang terjaga, pegawai diharapkan dapat menjalankan aktivitas pekerjaan secara lebih optimal. Namun, manfaat kegiatan ini tidak terbatas pada kesehatan jasmani. Suasana yang penuh semangat dan kebersamaan juga dapat memberikan dorongan positif dalam membangun motivasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai di antara rekan kerja. Budaya hidup sehat yang dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan KPU diharapkan dapat menjadi bagian dari pola kerja yang seimbang. Dengan demikian, perhatian terhadap kesehatan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Memperkuat Solidaritas dan Sinergi Ant jajaran KPU Selain berfokus pada kebugaran, senam bersama ini memiliki nilai penting dalam mempererat solidaritas di lingkungan KPU se-Provinsi Papua Pegunungan. Sebagai lembaga yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemilihan umum, KPU membutuhkan hubungan kerja yang baik, koordinasi yang terarah, serta semangat kolaborasi antarseluruh jajaran. Solidaritas tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan pekerjaan formal, tetapi juga melalui interaksi yang memperkuat rasa kebersamaan. Ketika pegawai memiliki hubungan yang harmonis, komunikasi dan kerja sama dalam melaksanakan tugas diharapkan dapat terbangun dengan lebih baik. Melalui kegiatan senam bersama, semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipelihara. Setiap peserta menjadi bagian dari aktivitas kolektif yang menekankan pentingnya kekompakan, kesetaraan, dan partisipasi. Nilai-nilai tersebut relevan dengan kebutuhan organisasi dalam membangun lingkungan kerja yang terbuka, saling mendukung, dan berorientasi pada pencapaian tujuan bersama. Sinergi ant jajaran KPU juga diperlukan untuk memastikan berbagai program dan kegiatan kelembagaan dapat berjalan secara terkoordinasi. Dengan komunikasi yang baik dan semangat saling membantu, pelaksanaan tugas diharapkan dapat berlangsung secara lebih efektif, sesuai dengan ketentuan dan tanggung jawab masing-masing. Dalam konteks tersebut, senam bersama menjadi salah satu bentuk kegiatan pendukung untuk membangun hubungan antarpersonel sekaligus memperkuat semangat kolektif dalam menjalankan amanah kelembagaan. Kantor Perwakilan KPU Tolikara sebagai Ruang Kebersamaan Halaman Kantor Perwakilan KPU Kabupaten Tolikara menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan senam bersama pada 9 Oktober 2026. Pemanfaatan halaman kantor untuk kegiatan olahraga mencerminkan bahwa lingkungan kerja dapat menjadi ruang untuk melaksanakan berbagai aktivitas positif yang mendukung kesehatan, kebersamaan, dan keharmonisan pegawai. Kegiatan semacam ini juga memberikan kesempatan untuk membangun suasana kantor yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi turut memperhatikan aspek sosial dan kebugaran jasmani. Lingkungan kerja yang sehat dan harmonis merupakan salah satu unsur pendukung dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman serta mendorong semangat pegawai dalam melaksanakan tugas. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan olahraga diharapkan dapat terus dipelihara dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari. Sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, dan mendukung satu sama lain merupakan nilai yang perlu diterapkan secara konsisten, baik ketika mengikuti kegiatan bersama maupun saat melaksanakan tugas kedinasan. Dengan demikian, kegiatan senam bersama tidak sekadar menjadi agenda olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter organisasi yang menjunjung tinggi kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Mendukung Profesionalisme dan Pelayanan Kelembagaan KPU memiliki tanggung jawab penting dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi melalui pelaksanaan tugas kepemiluan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, profesionalisme, integritas, kedisiplinan, dan kerja sama menjadi unsur penting yang perlu terus diperkuat. Kondisi pegawai yang sehat dan lingkungan kerja yang harmonis dapat menjadi faktor pendukung bagi pelaksanaan tugas secara optimal. Oleh sebab itu, kegiatan yang mendorong kebugaran jasmani dan mempererat hubungan antarpersonel memiliki tempat tersendiri dalam membangun budaya organisasi yang positif. Semangat yang tumbuh melalui kegiatan senam bersama diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mulai dari menjaga ketepatan waktu, melaksanakan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing, membangun komunikasi yang efektif, hingga memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Kebersamaan juga harus diwujudkan melalui kesediaan untuk saling membantu, menghargai perbedaan, serta bekerja secara kolaboratif demi kepentingan lembaga. Dengan semangat tersebut, setiap jajaran diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas KPU secara profesional dan bertanggung jawab. Menumbuhkan Semangat Sehat, Kompak, dan Bersinergi Pelaksanaan senam bersama KPU se-Provinsi Papua Pegunungan di halaman Kantor Perwakilan KPU Kabupaten Tolikara pada Jumat, 9 Oktober 2026, menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus membangun solidaritas dalam lingkungan kerja. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kebiasaan hidup sehat, memperkuat hubungan antarsesama pegawai, serta menumbuhkan semangat positif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan. Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan sederhana seperti olahraga bersama diharapkan dapat memberikan dampak baik bagi suasana kerja dan semangat kolaborasi. Ke depan, nilai-nilai positif yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan organisasi, sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat, harmonis, disiplin, dan produktif. Dengan menjaga kebugaran tubuh serta memperkuat solidaritas, jajaran KPU dapat terus membangun sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan. Melalui semangat sehat bersama, kompak dalam bekerja, dan bersinergi untuk demokrasi, KPU se-Provinsi Papua Pegunungan diharapkan terus memperkuat kebersamaan dan profesionalisme dalam memberikan kontribusi bagi penyelenggaraan pemilihan umum yang berkualitas.  

KPU Papua Pegunungan Perkuat Disiplin, Koordinasi, dan Keselamatan Pegawai melalui Apel Pagi

Wamena — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan melaksanakan apel pagi minggu pertama bulan Oktober 2026 di Halaman Kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan, Senin (5/10/2026). Apel pagi dipimpin oleh Naftali E. Paweka, selaku Anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan dari Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN di lingkungan KPU Provinsi Papua Pegunungan. Dalam arahannya, Naftali E. Paweka menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarsubbagian dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lingkungan KPU Provinsi Papua Pegunungan. Ia menyampaikan bahwa koordinasi yang baik diperlukan agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan secara terarah, efektif, dan saling mendukung. Setiap pegawai juga diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing serta menjaga kerja sama antarbagian. Selain koordinasi, Naftali turut mengingatkan seluruh pegawai untuk memprioritaskan keselamatan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Menurutnya, keselamatan perlu menjadi perhatian bersama sehingga seluruh pegawai dapat menjalankan tugas dengan tetap memperhatikan kondisi dan situasi di lingkungan kerja. “Koordinasi antarsubbagian harus terus ditingkatkan. Di samping itu, keselamatan para pegawai juga harus menjadi prioritas dalam melaksanakan setiap aktivitas,” ujar Naftali. Pelaksanaan apel pagi tersebut merupakan bagian dari rutinitas KPU Provinsi Papua Pegunungan dalam meningkatkan kedisiplinan dan kesiapan pegawai dalam menjalankan tugas. Apel juga menjadi sarana untuk menyampaikan arahan serta memperkuat komunikasi dan koordinasi di lingkungan kerja. Melalui pelaksanaan apel pagi secara rutin, KPU Provinsi Papua Pegunungan terus mendorong seluruh jajaran untuk meningkatkan kedisiplinan, kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pelayanan kelembagaan.

KPU Provinsi Papua Pegunungan memetakan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan ke III Berdasarkan Kelompok Generasi

WAMENA — Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Pegunungan secara resmi menyelesaikan rekapitulasi data demografi pemilih yang dikelompokkan berdasarkan kategori generasi. Langkah ini dilakukan untuk memetakan profil pemilih beradasarkan tahun kelahiran atau generasi guna meningkatkan partisipasi masyarakat serta menyusun strategi sosialisasi pendidikan pemilih yang adaptif. ​Berdasarkan hasil rekapitulasi data pemilih terbaru di wilayah Provinsi Papua Pegunungan, struktur daftar pemilih didominasi oleh kelompok usia muda, yakni Generasi Z dan Milenial. Anggota KPU Divisi Data dan Inromasi Provinsi Papua Pegunungan, Naftali Paweka menyampaikan bahwa tingginya persentase pemilih muda menjadi perhatian mendasar bagi pihak penyelenggara. Strategi pendekatan komunikasi dan sosialisasi ke depan perlu disesuaikan serta pola konsumsi informasi anak muda daerah setempat. ​"Dominasi pemilih muda menunjukkan bahwa masa depan demokrasi di Papua Pegunungan berada di tangan Generasi Z dan Milenial. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan pemilih tidak lagi hanya formal, tetapi juga merambah platform digital dan kegiatan edukatif komunitas lokal," ujarnya Baca juga: KPU Kabupaten se-Papua Pegunungan Gelar Pelaksanaan Rapat Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2026

​KPU Provinsi Papua Pegunungan Ikuti Sosialisasi Revisi Halaman 3 DIPA dari Kanwil DJPb Provinsi Papua

​Wamena — Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Pegunungan menghadiri kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis Revisi Halaman III Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran berjalan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Directorate Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua pada Jumat 2 oktober 2026 melalui kanal daring. ​Kegiatan yang diikuti oleh jajaran operator penganggaran dan pengelola keuangan KPU Provinsi Papua Pegunungan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, serta ketepatan waktu penyerapan anggaran operasional maupun tahapan pemilu. Baca juga: Optimalkan Penyerapan Anggaran, KPPN Wamena Gelar Sosialisasi RPD Triwulan II Bersama KPU se-Papua Pegunungan ​Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam sosialisasi ini sangat krusial mengingat Halaman III DIPA merupakan instrumen rencana penarikan dana (RPD) dan pencapaian output bulanan yang menjadi salah satu indikator utama Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). ​"Melalui sosialisasi ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata cara dan ketentuan penyesuaian Halaman III DIPA. Hal ini penting agar perencanaan kas dan realisasi anggaran di lingkungan KPU Papua Pegunungan dapat berjalan linier, transparan, dan sesuai dengan regulasi perbendaharaan terbaru," ujarnya di sela-sela kegiatan. ​Sementara itu, perwakilan dari Kanwil DJPb Provinsi Papua menekankan pentingnya akurasi dalam menyusun rencana penarikan dana bulanan. Penyesuaian atau revisi Halaman III DIPA secara berkala dan terencana akan membantu satuan kerja (satker) meminimalkan deviasi antara rencana dan realisasi anggaran, sekaligus menjaga nilai IKPA tetap optimal. ​Dalam sesi materi, para peserta dibekali panduan teknis mengenai prosedur pengajuan revisi anggaran melalui aplikasi sistem perbendaharaan, syarat administratif, hingga penentuan tenggat waktu batas penyampaian revisi di setiap triwulan. ​Dengan mengikuti kegiatan ini, KPU Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola keuangan negara yang akuntabel guna mendukung kelancaran seluruh tugas dan fungsi kelembagaan di wilayah Papua Pegunungan. Baca juga: KPU Papua Pegunungan Hadiri Sosialisasi KPPN Wamena, Bahas Langkah-Langkah Akhir Tahun Anggaran 2025

KPU Provinsi Papua Pegunungan Rilis Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2026

Wamena — Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Pegunungan secara resmi merilis hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 tingkat kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan.  ​Berdasarkan data Berita Acara Pleno rekapitulasi yang telah di terima KPU Provinsi Papua Pegunungan, total pemilih di Provinsi Papua Pegunungan tercatat sebanyak 1.323.302 jiwa yang tersebar di 8 kabupaten, 252 kecamatan, dan 2.625 kelurahan/kampung. Dari keseluruhan data pemilih,  pemilih laki-laki mencapai 707.816 jiwa (53,49%), sedangkan pemilih perempuan sebanyak 615.486 jiwa (46,51%).  Baca juga: KPU Papua Pegunungan Matangkan Persiapan Pleno PDPB Triwulan III 2026 ​Berikut adalah rincian data pemilih berkelanjutan di 8 kabupaten Provinsi Papua Pegunungan:  * ​Kabupaten Yahukimo (51 Kecamatan, 511 Kelurahan) ​Laki-laki: 178.008 jiwa (54,24%)  ​Perempuan: 150.173 jiwa (45,76%) ​Total Pemilih: 328.181 jiwa   * ​Kabupaten Jayawijaya (40 Kecamatan, 332 Kelurahan) ​Laki-laki: 121.875 jiwa (51,48%)  ​Perempuan: 114.861 jiwa (48,52%)  ​Total Pemilih: 236.736 jiwa   * ​Kabupaten Tolikara (46 Kecamatan, 545 Kelurahan)  ​Laki-laki: 127.444 jiwa (54,14%)  ​Perempuan: 107.934 jiwa (45,86%)  ​Total Pemilih: 235.378 jiwa   * ​Kabupaten Lanny Jaya (39 Kecamatan, 355 Kelurahan)  ​Laki-laki: 103.968 jiwa (54,48%)  ​Perempuan: 86.868 jiwa (45,52%)  ​Total Pemilih: 190.836 jiwa   * ​Kabupaten Pegunungan Bintang (34 Kecamatan, 277 Kelurahan)  ​Laki-laki: 53.084 jiwa (53,55%)  ​Perempuan: 46.053 jiwa (46,45%)  ​Total Pemilih: 99.137 jiwa   * ​Kabupaten Nduga (32 Kecamatan, 248 Kelurahan)  ​Laki-laki: 52.496 jiwa (53,33%)  ​Perempuan: 45.938 jiwa (46,67%)  ​Total Pemilih: 98.434 jiwa   * ​Kabupaten Yalimo (5 Kecamatan, 298 Kelurahan)  ​Laki-laki: 49.557 jiwa (52,99%)  ​Perempuan: 43.961 jiwa (47,01%)  ​Total Pemilih: 93.518 jiwa   * ​Kabupaten Mamberamo Tengah (5 Kecamatan, 59 Kelurahan)  ​Laki-laki: 21.384 jiwa (52,05%)  ​Perempuan: 19.698 jiwa (47,95%)  ​Total Pemilih: 41.082 jiwa   ​Pemutakhiran data ini dilakukan guna memastikan hak pilih warga masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan terdata dengan akurat dan mutakhir secara berkala. Baca juga: KPU Kabupaten se-Papua Pegunungan Gelar Pelaksanaan Rapat Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2026

🔊 Putar Suara