Wamena – Sebanyak 54 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan serta delapan KPU kabupaten se-Papua Pegunungan mengikuti Pelatihan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) hari pertama pada, Kamis (9/4/2026). PKTBT merupakan salah satu rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS KPU se-Papua Pegunungan yang saat ini sedang berlangsung sejak tanggal 23 Februari 2026 silam.
Kegiatan pelatihan PKTBT ini diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia (Pusat PKSDM) KPU Republik Indonesia secara daring melalui platform Zoom Meeting. Pelatihan PKTBT dijadwalkan berlangsung selama tiga hari yaitu tanggal 9, 10 dan 13 Maret 2026. Materi dalam pelatihan PKTBT dirancang khusus untuk membekali para CPNS KPU seluruh Indonesia dengan pemahaman teknis yang mendalam sesuai dengan bidang tugas di satuan kerja masing-masing.
Keikutsertaan CPNS KPU dari Provinsi dan delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan menunjukkan komitmen KPU RI dalam membangun sumber daya manusia penyelenggara pemilu yang profesional, kompeten, dan berintegritas, khususnya dari daerah dengan tantangan sosial-geografis yang tidak mudah.
Sekilas tentang PKTBT?
Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) menjadi salah satu rangkaian penting dalam rangkaian Latsar CPNS di lingkungan sekretariat KPU seluruh Indonesia. Berbeda dengan materi-materi lainnya dalam rangkaian Latsar CPNS yang cenderung bersifat umum dan berfokus pada materi wawasan kebangsaan serta materi core values ASN yaitu nilai-nilai BerAKHLAK. PKTBT sendiri dirancang khusus untuk memperkuat kompetensi teknis CPNS sesuai dengan tugas, fungsi dan tanggung jawab yang akan diemban di masing-masing satuan kerja.
Dalam konteks penyelenggaraan pemilu, kompetensi teknis menjadi faktor krusial karena menyangkut pemahaman terhadap regulasi kepemiluan, prosedur operasional standar, pengelolaan data pemilih, logistik, serta berbagai aspek teknis lainnya yang bersifat spesifik dan dinamis. PKTBT menjadi jembatan antara teori yang diperoleh selama masa Latsar dengan praktik nyata yang akan dihadapi di lapangan nantinya.
PKTBT CPNS KPU seluruh Indonesia diselenggarakan langsung oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia (Pusat PKSDM) KPU RI. Pusat PKSDM sendiri merupakan unit kerja di lingkungan KPU RI yang memiliki tanggung jawab dalam pengembangan kompetensi, penelitian, serta penyusunan kurikulum pelatihan bagi seluruh jajaran pegawai di lingkungan KPU mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Melalui PKTBT, Pusat PKSDM memastikan bahwa setiap CPNS memiliki kesiapan teknis sebelum benar-benar menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu di satuan kerja masing-masing.
Baca juga: KPU Papua Pegunungan Tekankan Etika dan Loyalitas bagi CPNS: Jangan Tanya Apa yang Negara Beri, Tapi Apa yang Kita Beri untuk Negara
Agenda PKTBT Hari Pertama
Hari pertama pelatihan PKTBT yang berlangsung pada Kamis (9/4/2026) dimulai tepat pukul 08.30 WIB. Seluruh peserta pelatihan yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk di wilayah Provinsi Papua Pegunungan terhubung dalam satu ruang virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan diawali dengan acara pembukaan resmi yang dibuka secara resmi oleh kepala Pusat PKSDM KPU RI. Dalam sambutannya, para peserta pelatihan PKTBT diberikan arahan mengenai pentingnya mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, mengingat kompetensi teknis yang akan diperoleh menjadi bekal utama dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu yang semakin kompleks.
Setelah acara dibuka secara resmi, seluruh peserta diarahkan untuk mengikuti pre-test. Pre-test ini bertujuan untuk mengukur kemampuan awal para CPNS sebelum menerima materi pelatihan. Hasil pre-test nantinya akan menjadi tolok ukur sejauh mana peningkatan kompetensi peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan PKTBT. Pre-test terdiri dari dua yaitu:
Pre-test Pengembangan Kompetensi Teknis Substantif
Pre-test Pengembangan Kompetensi Teknis Administratif/Umum
Tugas dan Fungsi Biro Organisasi dan Perencanaan KPU RI
Materi pertama dalam Pelatihan PKTBT hari pertama disampaikan oleh narasumber dari Biro Organisasi dan Perencanaan KPU RI. Biro Organisasi dan Perencanaan merupakan salah satu unit eselon II di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU RI. Biro ini memiliki peran strategis dalam memastikan struktur organisasi KPU berfungsi secara efektif dan efisien, serta merumuskan perencanaan program dan anggaran yang terarah dan berkelanjutan.
Secara rinci, tugas dan fungsi Biro Organisasi dan Perencanaan meliputi:
Pengembangan Organisasi, yaitu melakukan penyusunan dan evaluasi terhadap struktur organisasi, tata kerja, serta uraian tugas di lingkungan KPU pusat dan daerah, guna memastikan efektivitas koordinasi dan pelaksanaan tugas.
Perencanaan Program dan Anggaran, yaitu menyusun rencana strategis, rencana kerja dan anggaran, serta dokumen perencanaan tahunan KPU yang selaras dengan kebijakan nasional di bidang kepemiluan.
Analisis Beban Kerja dan Evaluasi Kinerja, yaitu melakukan pengukuran terhadap beban kerja setiap unit serta mengevaluasi capaian kinerja organisasi secara berkala.
Penataan Kelembagaan, yaitu memberikan rekomendasi terkait kebutuhan penambahan, pengurangan, atau penyesuaian unit kerja di lingkungan KPU sesuai dengan dinamika penyelenggaraan pemilu.
Dalam pemaparannya kepada seluruh peserta Pelatihan PKTBT, Biro Organisasi dan Perencanaan menekankan pentingnya pemahaman tentang struktur organisasi KPU dari tingkat pusat hingga ke kabupaten/kota serta bagaimana peran masing-masing bagian saling terintegrasi. Materi ini menjadi fondasi bagi CPNS untuk memahami posisi dan kontribusi mereka dalam organisasi yang lebih besar.
Tugas dan Fungsi Biro Sumber Daya Manusia KPU RI
Setelah sesi pertama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) KPU RI. Biro SDM KPU RI adalah unit kerja yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU RI serta memberikan pembinaan terhadap jajaran sekretariat di KPU provinsi dan kabupaten/kota. Biro ini memiliki peran sentral dalam memastikan bahwa aparatur KPU memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme yang memadai.
Adapun tugas dan fungsi Biro SDM KPU RI mencakup:
Manajemen Pegawai, yaitu melakukan proses rekrutmen, penempatan, promosi, mutasi, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU RI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengembangan Kompetensi, yaitu menyusun dan melaksanakan program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi seluruh jajaran pegawai KPU, termasuk pelatihan dasar CPNS seperti PKTBT yang sedang berlangsung.
Penilaian Kinerja, yaitu pengelolaan sistem penilaian kinerja pegawai secara periodik, berbasis pada capaian target kerja dan perilaku kerja yang diharapkan.
Pembinaan dan Pengawasan, dengan melakukan pembinaan terhadap pegawai di daerah, termasuk memastikan kepatuhan terhadap kode etik dan disiplin pegawai.
Manajemen Sistem Informasi SDM, yaitu pengelolaan data kepegawaian secara terintegrasi melalui sistem informasi SDM yang terpusat.
Dalam materi yang disampaikan kepada seluruh peserta pelatihan PKTBT, Biro SDM KPU RI memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban pegawai, jenjang karir, serta pentingnya menjaga integritas sebagai penyelenggara pemilu. Selain itu, peserta juga diberikan wawasan tentang sistem penilaian kinerja yang akan diterapkan serta kode etik yang harus dipegang teguh selama menjalankan tugas.
Antusiasme Peserta di Tengah Tantangan Geografis
Pelaksanaan Pelatihan PKTBT secara daring melalui Zoom Meeting menjadi solusi yang tepat mengingat kondisi geografis Provinsi Papua Pegunungan yang memiliki medan berat dan akses transportasi terbatas. Dengan sistem daring, CPNS dari delapan kabupaten yang tersebar dapat mengikuti pelatihan tanpa harus melakukan perjalanan jauh yang memakan waktu dan biaya besar. Para peserta pelatihan PKTBT mengikuti jalannya pelatihan dengan antusias. Meskipun terhalang jarak dan terkendala jaringan internet, namun peserta berhasil mengakses zoom meeting dengan baik. Hal ini menunjukkan kesiapan dan adaptasi cepat aparatur muda KPU di Papua Pegunungan terhadap perkembangan teknologi.
Baca juga: KPU Papua Pegunungan Dorong CPNS Kuasai Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Lewat Pelatihan PBJP Nasional 2025
Wadah untuk Mencetak CPNS yang Kompeten
Kegiatan Pelatihan PKTBT yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan mampu mencetak CPNS yang tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang mumpuni dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat. Bagi KPU Provinsi Papua Pegunungan, hadirnya CPNS baru yang kompeten menjadi angin segar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepemiluan kepada masyarakat di wilayah Papua Pegunungan. Dengan bekal materi dari Biro Organisasi dan Perencanaan serta Biro SDM KPU RI, para CPNS diharapkan dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan penyelenggaraan pemilu di tanah Papua Pegunungan. Pelatihan akan dilanjutkan pada hari kedua dan ketiga dengan materi-materi teknis lainnya yang tidak kalah penting. Seluruh peserta diharapkan tetap fokus dan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebaik-baiknya.