Artikel

Moderator Adalah: Pengertian, Tugas, dan Fungsinya dalam Debat Pemilu

Wamena — Dalam setiap acara debat publik, baik dalam dunia pendidikan, televisi, maupun ajang politik seperti Pemilihan Umum (Pemilu), keberadaan moderator memiliki peran yang sangat penting. Moderator berfungsi sebagai pengatur jalannya debat agar berlangsung tertib, adil, dan sesuai aturan yang berlaku.

Apa Itu Moderator dan Fungsinya dalam Debat Publik

Secara umum, moderator adalah seseorang yang memimpin, mengarahkan, dan mengatur jalannya sebuah diskusi atau debat agar berjalan sesuai topik dan waktu yang telah ditentukan. Moderator harus mampu menjaga keseimbangan antara peserta debat, memberikan kesempatan bicara secara adil, dan memastikan diskusi tidak menyimpang dari tema utama.

Dengan kata lain, moderator adalah seseorang yang memiliki peran dan tugas mirip dengan MC (master of ceremony). Bedanya, moderator hanya ada terdapat dalam acara diskusi, kajian, debat, dan acara sejenis.

Bersikap netral adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki moderator. Sebab seorang moderator dituntut untuk bisa menjembatani ide-ide atau argumen dari narasumber yang ada.

Oleh karena itu, moderator hendaknya memiliki wawasan yang luas agar dapat mengikuti jalannya diskusi, perdebatan, atau kajian yang sedang berlangsung. Wawasan yang luas juga bermanfaat bagi moderator untuk menjembatani interaksi antara narasumber dengan audiens yang hadir.

Fungsi utama moderator yaitu:

  • Menjaga ketertiban dan netralitas jalannya debat.
     
  • Mengatur waktu dan giliran bicara para peserta.
     
  • Menjembatani komunikasi antara peserta dan audiens.
     
  • Menyampaikan pertanyaan dari panelis atau masyarakat.
     
  • Menghentikan perdebatan yang keluar dari konteks atau tidak sesuai etika.

Baca juga: Pengertian Debat: Tujuan, Jenis, dan Unsur-Unsur Pentingnya

Peran Moderator dalam Debat Pemilu: Netral dan Tegas

Dalam konteks debat Pemilu, peran moderator menjadi sangat strategis. Moderator bertugas menjaga agar debat antar pasangan calon tetap berlangsung secara objektif, profesional, dan netral, tanpa keberpihakan kepada pihak mana pun.

Moderator juga diharapkan tegas dalam menegur peserta debat yang melanggar aturan, seperti berbicara melebihi waktu, menyerang pribadi lawan, atau menggunakan kata-kata yang tidak pantas. Dengan demikian, moderator berkontribusi besar terhadap kredibilitas dan integritas pelaksanaan debat publik.

Tugas Moderator Menurut Ketentuan KPU

Menurut ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU), moderator debat Pemilu harus memenuhi beberapa kriteria penting, antara lain:

  • Bersikap netral dan tidak berafiliasi dengan partai politik.
     
  • Menguasai substansi debat dan mampu mengendalikan suasana.
     
  • Tidak menambahkan atau mengubah pertanyaan yang disusun panelis.
     
  • Menjaga suasana debat tetap kondusif dan berimbang.
     
  • Menegakkan aturan waktu berbicara sesuai kesepakatan KPU.
     

KPU juga menegaskan bahwa moderator yang melanggar prinsip netralitas dapat dikenai sanksi, termasuk pemberhentian dari tugas debat.

Perbedaan Moderator dan Panelis dalam Debat Pemilu

Banyak masyarakat yang masih keliru membedakan antara moderator dan panelis. Padahal keduanya memiliki fungsi berbeda:

  • Panelis bertugas menyusun dan memberikan pertanyaan kepada pasangan calon berdasarkan tema debat.
     
  • Moderator bertugas membacakan pertanyaan dari panelis, mengatur alur debat, dan memastikan perdebatan berlangsung tertib.
     

Jadi, moderator bukan pihak yang menilai atau menilai substansi jawaban peserta, melainkan pengendali jalannya acara.

Contoh Moderator Debat Pemilu di Indonesia

Dalam beberapa gelaran debat capres dan cawapres di Indonesia, publik mengenal sejumlah nama moderator yang profesional, seperti Iwan Awaluddin Yusuf, Alvito Dinna Amalia, Irfan Hakim, hingga Dian Mirza. Mereka dikenal mampu memandu debat dengan tenang, netral, dan berwibawa sehingga acara berjalan lancar dan informatif bagi masyarakat.

Baca juga: Debat Ketiga Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2024

Cara Menjadi Moderator yang Baik

1. Memahami tugas serta fungsi moderator

Tugas serta fungsi utama dari seorang moderator dalam kegiatan debat atau diskusi di dalam sebuah forum yaitu untuk mengawal kegiatan sekaligus memastikan bahwa kegiatan diskusi tersebut akan berjalan sesuai dengan rencana. Usahakan untuk berfokus pada hal tersebut saja, tidak perlu berusaha untuk memberikan opini atau membela salah satu pihak karena itu bukanlah hak dari seorang moderator.

2. Pelajari dengan matang materi atau topik yang akan dibahas.

Pelajari materi atau topik yang akan dibicarakan atau dibahas dalam kegiatan diskusi tersebut. Cobalah untuk melakukan riset-riset melalui berbagai sumber misalnya artikel, buku, internet, maupun bertanya langsung kepada ahlinya. Anda sangat wajib untuk memahami materi yang akan dibahas guna untuk menjaga supaya pembicaraan yang dilakukan di dalam forum tetap sesuai dan relevan.

3. Pelajari susunan acara dengan seksama.

Seorang moderator wajib mempelajari susunan acara dengan seksama. Dalam hal ini, seorang moderator bisa bekerjasama dengan MC. Mempelajari susunan acara dapat mempermudah moderator untuk memberikan penetapan mengenai batasan waktu di tiap-tiap sesi dalam kegiatan diskusi di dalam forum tersebut.

4. Pelajari informasi mengenai narasumber.

Bagi forum yang mendatangkan narasumber sebagai pembicara, wajib bagi narasumber untuk mencari atau mempelajari informasi dasar mengenai narasumber tersebut. Hal ini akan membantu moderator untuk menjalankan tugasnya, misalnya supaya mengetahui nama dari narasumber tersebut, mengapa narasumber tersebut diundang, seberapa kapasitas dari narasumber tersebut, dan pertanyaan-pertanyaan apa saja yang pantas untuk diajukan ke narasumber tersebut.

5. Buat catatan kecil.

Bagi anda yang mengalami kesulitan dalam menghafal, catatan-catatan kecil dalam notes bisa membantu kalian supaya lancar ketika menjadi moderator. Tidak ada larangan bagi moderator untuk membuka catatan, sehingga tidak apa-apa untuk membuat catatan, terlebih jika anda sangat membutuhkannya.

6. Terus berlatih

Moderator memanglah mempunyai tugas yang terlihat tidak mudah. Tidak ada hasil yang instan, semua hal yang terjadi di dunia ini selalu membutuhkan sebuah proses. Maka dari itu, dengan usaha, tekad, dan kemauan yang tinggi untuk terus berlatih dan belajar, tentunya anda akan bisa untuk menjadi seorang moderator yang hebat. Selain itu, anda juga bisa membeli buku-buku mengenai cara menjadi moderator sebagai pedoman dan pemandu anda untuk belajar dengan lebih efektif.

Pentingnya Moderator dalam Demokrasi

Moderator menjadi simbol dari keseimbangan dan keterbukaan informasi dalam Pemilu. Dengan bimbingan moderator yang profesional, masyarakat dapat menilai secara objektif kualitas para calon berdasarkan argumen dan program kerja yang disampaikan. Dengan demikian, peran moderator berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.

Baca juga: Perbedaan Panelis dan Moderator dalam Debat Pemilu, Ini Penjelasannya

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 8,813 kali