Apa Itu Vote by Proxy?
Wamena — Berbagai cara dilakukan agar hak rakyat untuk memilih (right to vote) terpenuhi demi menciptakan pemilihan yang demokratis. Untuk meningkatkan angka partisipasi dan mengurangi angka golput, bermacam mekanisme pemilihan dilakukan, seperti absentee voting, e-voting dan proxy voting.
Apa itu proxy vote?
Proxy vote atau vote by proxy merupakan bentuk pemungutan suara dimana pemilih bisa memberikan wewenangnya kepada orang lain untuk memberikan hak suara mereka. Untuk itu kehadiran pemilih utama secara fisik tidak menjadi syarat mutlak.
Baca juga: Mengenal Vote Absentee: Cara Memilih dari Jarak Jauh dalam Pemilu
Penerapan Proxy Vote di Berbagai Negara
- Inggris
Di inggris proxy vote seseorang yang tidak bisa hadir memilih bisa memberikan hak pilih mereka melalui perwakilan atas nama mereka. Perwakilan tidak harus memiliki hubungan dengan pemilih, akan tetapi mereka memiliki batasan hingga dua orang untuk diwakilkan.
- Kanada
Beberapa negara provinsi di Kanada menerapkan sistem pemilihan ini, seperti di Nova Scotia, Yukon, Northwest Territories dan Nunavut. Bagi masyarakat Kanada yang merupakan tawanan juga bisa memilih melalui sistem ini, selain itu proxy voting di Kanada sejak Perang Dunia II hanya diperuntukan untuk personnel militer, pada tahun 1970 dan 1977 barulah lebih diperluas untuk operator kamp, nelayan dan penambang.
- China
Beberapa provinsi di China mengizinkan penduduknya untuk menunjukan seseorang untuk memberikan suara mereka. Bahkan dalam praktiknya, satu anggota keluarga sering memberikan suara untuk semua anggota keluarga mereka meskipun hadir dalam pemilihan.
- Guyana
Voting by proxy memegang peran penting dalam politik di Guyana sejak tahun 1960-an. Sebelum tahun 1961 pemilihan di Guayana sangat dibatasi, setelah 1961 terjadi peningkatan jumlah suara karena penggunaan sistem ini.
Mekanisme Vote by Proxy
Secara umum sistem bisa dilaksanakan secara langsung dengan kehadiran proxy ke tempat pemilihan atau secara online. ini memiliki beberapa tahapan:
- Penunjukan perwakilan (proxy)
Pemilih harus mengisi formulir resmi terlebih dahulu untuk menunjuk seseorang yang dipercaya bisa menjadi perwakilannya.
- Instruksi suara
Pemilih dapat memberi instruksi spesifik terjadi pilihan yang akan mereka pilih kepada proxynya .
- Pelaksanaan
Proxy hadir dalam pemungutan suara dan memberikan suara atas nama yang mereka wakilkan.
- Verifikasi
Dalam sistem formal, surat kuasa dan identitas proxy digunakan untuk mencegah terjadinya kecurangan.
Kelebihan dan Kekurangan Voting by Proxy
Kelebihan:
- Adanya kesempatan untuk pemilih yang tidak bisa hadir untuk memberikan suaranya.
- Sistem yang praktis dan efisien.
- Menjaga keberlanjutan proses pengambilan keputusan walaupun terhalang hadir.
kekurangan:
- Rentang terhadap penyalahgunaan atau manipulasi suara.
- Mengurangi asas langsung dalam pemilihan.
- Hilangnya kerahasiaan suara karena pihak lain mengetahui.
Apakah Proxy Vote Diperbolehkan di Indonesia?
Dalam sistem pemilihan di Indonesia, secara tegas menegaskan bahwa pemilih haruslah memberikan suaranya secara langsung sesuai dengan asas Pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (LUBER JURDIL). Pemilihan “langsung” berarti pemilih haruslah hadir di tempat pemungutan suara. Hal ini sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Berbeda dengan jenis pemungutan suara yang lainnya, proxy voting memberikan hak pilih kepala orang lain yang dipercaya. Sedangkan absentee voting pemilih secara langsung memberikan suara mereka tetapi tidak di tempat pemungutan suara melainkan suara mereka dikirimkan melalui kantor pos. Sementara itu, e-voting menggunakan sistem pemungutan suara dengan cara elektronik yang tetap mempertahankan prinsip langsung serta rahasia, hanya saja menggunakan teknologi saja.
Selain absentee voting, proxy vote bisa menjadi pilihan untuk bisa meningkatkan partisipasi pemilih di negara demokrasi jika pemilih berhalangan hadir. Walaupun sistem ini sangat efisien, akan tetapi tidak sesuai dengan prinsip demokrasi yang langsung yang dianut di Indonesia. Sehingga, dalam pemilu di Indonesia setiap warga harus hadir secara langsung untuk memilih sendiri calon yang mereka pilih.
Baca juga: Apa Itu Republik? Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Negaranya