Berita Terkini

Seluruh Staf Sekretariatan KPU Provinsi Papua Pegunungan Melakukan Apel Bersama di Halaman Kantor KPU Tahun 2025.

Seluruh Staf Sekretariatan KPU Provinsi Papua Pegunungan Melakukan Apel Bersama di Halaman Kantor KPU Tahun 2025. Wamena-26 Mei 2025 seluruh staf sekretariatan berjumlah 19 orang, terdiri dari 5 orang PNS dan 15 orang Non PNS (4 orang Admin, 4 orang Driver, 4 orang Jagatsaksana dan 2 orang pramubakti).  Kehadiran dalam apel bersama ini menjadi bukti bahwa keaktifan staf sekretariatan KPU Provinsi Papua Pegunungan tetap mewujudkan kebersamaan dan kekompakan sehingga diberikan apresiasi. Rizhanif Indra (Rizha) selaku PLT Kasubag SDM dan PARMAS sebagai pembina apel pagi dapat menyampaikan bahwa "kita tetap jaga kebersamaan sebagai  keluarga besar KPU Provinsi Papua Pegunungan. Dalam waktu dekat ini ada 12 orang CPNS bergabung dengan kita maka diharapkan tetap bangun kerja sama dan setia pada tugas-tugas kita kedepan". Dengan demikian kita perlu kerja sama dan menjaga kodusifitas sebagai satu keluarga besar KPU Provinsi Papua Pegunungan.

Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Sekretariatan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Yalimo Tahun 2025.

Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Sekretariatan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Yalimo Tahun 2025. Pada tanggal 23 Mei 2025 lima orang tenaga PPNPN KPU Kabupaten Yalimo pengambilan Sumpah PPPK di Aula Pilamo Demokrasi KPU Provinsi Papua Pegunungan. Dalam pengambilan sumpah ini Sekretaris Jendral Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Bernad Dermawan Sutrisno melantik gelombang pertama staf PPNPN menjadi PPPK seluruh satker KPU. Dalam Berbagai Sekjen KPU RI menyampaikan bahwa Pegawai PPNPN sebelumnya diangkat menjadi PPPK di lingkup KPU RI, Provinsi dan tingkat Kabupaten. Pengalaman seperti itu di lingkungan kerja bukan hal baru lagi. Pekerjaan ayah dan Ibu saat ini tetap melaksanakan tugas sebagaimana dilakukan tugas selama ini.  Perubahan status dari PPNPN menjadi PPPK tidak mengubah tugas-tugas selama ini diberikan. Hal ini bagian dari pola penataan dan pembinaan organisasi sekretariatan KPU Jenderal, Provinsi dan KPU Kabupaten Kota. Menjadi berbeda adalah status sebagai PPNPN menjadi PPPK. Maka hari ini resmi menjadi ASN. Oleh karena itu sekarang aturan ASN selama ini perlu kita ketahui bahwa pejabat struktural, fungsional dan PNS dengan aturan ASN tersendiri. Maka aturan yang ada harus ditaati bersama. Segala aturan hak dan kewajiban ASN melekat. Maka jangan sampai perilaku ASN menurun tetapi harus meningkatkan kinerja kita dalam situasi sekarang ini. Setelah pasca pilkada perlu kita rapihkan lagi laporan-laporan khususnya laporan keuangan.  Hal lain yang perlu kita ingatkan bahwa teman-teman PPNN sekitar 2000 lebih yang belum melakukan pelantikan gelombang kedua dalam waktu satu atau dua bulan kedepan akan dilantik menjadi PPPK ASN.  Masi ada juga 500 orang PPNPN belum bisa mendaftar gelombang satu dan gelombang dua karena beberapa alasan. Tetapi gelombang berikut akan diupayakan karena mereka adalah bagian dari keluarga besar KPU. Maka saat ini dilantik sesuai satker masing-masing sehingga diharapkan Setelah dilantik ini kembali kerja dibidang tugas masing-masing.  Sekali lagi posisi dan tugas tidak berubah melainkan tetap pada tupoksi masing-masing fungsi kerja, tugas Pramubakti tetap menjalankan tugas sebagai pramubakti, Jagatsaksana tetap menjalankan tugas sesuai bidangnya, demikian pengemudi dan administrasi. Informasi bahwa awal bulan Juni 2025 akan menerima CPNS KPU, diharapkan kerja sama dan kolaborasi. Tanggal 2 Juni CPNS mulai masuk secara umum maka sebagian besar adalah orang yang belum pernah bekerja di KPU, berbeda dengan PPPK sehingga butuh kerja sama dan kolaborasi tanggungjawab kerja. Bayangkan kepada Sekretaris, Kepala Biro, Kepala Pusat, Irwil dan Sekretaris Provinsi dan Kabupaten Kota melakukan pelatihan dalam hal meningkatkan kinerja pada tugas-tugas PPPK gelombang pertama, CPNS, PPPK gelombang kedua dan PPNPN yang tersisa nanti

RAPAT KOORDINASI BERBAGAI PENGALAMAN DALAM RANGKA REVIU PELAKSANAAN TAHAPAN TEKNIS PEMILU DAN PEMILIHAN TAHUN 2024

RAPAT KOORDINASI BERBAGAI PENGALAMAN DALAM RANGKA REVIU PELAKSANAAN TAHAPAN TEKNIS PEMILU DAN PEMILIHAN TAHUN 2024   Pada 21 tanggal: 21 Mei 2025 melakukan rapat koordinasi riviu pelaksanaan tahapan teknis pemilu dan pemilihan umum di Aula Pilamo Demokrasi KPU Provinsi Papua Pegunungan. Sembilan 9 Poin pembahasan menjadi rujukan riwiu. Dalam kesempatan ini diharapkan menyampaikan saran masukan dan juga pengalaman mengenai Pelaksanaan Tahapan Teknis Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Dalam pembahasan Materi dapat disampaikan banyak hal. Persoalan utama adalah anggaran yang kurang memadai, padahal semua proses bisa terlaksa tergantung pada anggaran dapat menentukan suksesnya kegiatan. Dalam presentasi ini untuk pemetaan masalah dalam pencalonan Legislatif dan eksekutif. Maka pengalaman verifikasi partai Politik juga akan poin utama presentasi kita hari ini. Kemudian berdasarkan Undang-Undang Otsus OAP (Orang Asli Papua) orang yang diangkat menjadi orang asli Papua atau yang diakui mempunyai keabsahan untuk menentukan kepala daerah. Namun pembahasan macam ini akan menjadi fokus diskusi kita hari ini sambil melihat kendalanya. Sistem noken menjadi keputusan MK kemudian dituangkan dalam UU Pemilu dan Pilkada terutama Petunjuk teknis. Kendala paling krisial adalah  hasil rekapitulasi pemilu, PPD menjadi aktor perubahan hasil. Jadi fokus diskusi dalam kesempatan ini berkaitan dengan pokok permasalahan mengenai pengalaman pemilu dan pilkada.

Sambuta Sekretaris KPU Provinsi Papua memperingati Ke-117 Hari Kebangkitan Nasional

Sambuta Sekretaris KPU Provinsi Papua memperingati Ke-117 Hari Kebangkitan Nasional Apel dalam rangka memperingati Ke-117 Hari Kebangkitan Nasional di halaman Kantor KPU Kabupaten Jayawijaya. Dalam momen ini Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan Agus Filma selaku Pembina upacara membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital dalam rangka memperingati Ke-117 Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2025. Isi sambutan sebagai berikut : SAMBUTAN MENTERI KOMUNIKASI DAN DIGITAL DALAM PERINGATAN KE-117 HARI KEBANGKITAN NASIONAL 20 ΜΕΙ 2025   Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh// Selamat Pagi, Salam sejahtera bagi kita semua// Syalom// Oom Swastiastu// Namo Buddhaya// Salam kebajikan// Rahayu//   Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air,   Tepat di tanggal 20 Mei 2025, kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional. Kita sedang membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah. 117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan. Melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing; bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri. Namun, kebangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup. la menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks: disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita. Kita hidup di zaman ketika batas-batas geografis semakin kabur, dan peradaban bergerak dalam kecepatan yang tak lagi ditentukan oleh jarak, melainkan oleh kemampuan untuk beradaptasi dan memimpin perubahan. Di tengah arus besar itu, Indonesia tidak berdiri terombang-ambing, tidak pula berdiri di tepi sebagai penonton. Pilihan ini bukan tanpa landasan. Sejak awal, para pendiri bangsa telah meletakkan prinsip yang menjadi jangkar kita dalam menghadapi dunia: politik luar negeri yang bebas dan aktif. Dalam arus globalisasi yang semakin kuat, kita bersyukur bahwa Indonesia terus melangkah dengan tenang, menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. Prinsip politik luar negeri bebas aktif, yang telah menjadi pedoman sejak awal kemerdekaan, senantiasa menuntun langkah kita; Di tengah polarisasi dunia, Indonesia mengambil posisi sebagai trusted partner bebas dalam menentukan kepentingan nasional, dan aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak. Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia kian dihormati di berbagai forum internasional. Kehadiran kita di pentas global bukan sekadar untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberi manfaat bersama. Di tengah dunia yang terus menghadapi ketidakpastian, Indonesia tampil sebagai mitra dialog yang mampu menjembatani kepentingan. Semangat inilah yang juga tercermin dalam setiap langkah kebangkitan Nasional di dalam negeri. Indonesia menapaki jalur pembangunan yang tidak semata terfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata. Sebuah ikhtiar besar agar pembangunan yang megah tetap berpijak kokoh pada kepentingan Rakyat. Dalam 150 hari pertama Pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih, kami memulai langkah-langkah yang berangkat dari hal-hal yang paling mendasar, dari kebutuhan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari Rakyat. Karena kami percaya, kebangkitan yang besar itu justru dibangun dari fondasi-fondasi yang sederhana. Dari kehidupan yang tenang, perut yang kenyang, dan hati yang lapang. Di bidang kesejahteraan sosial, melalui Program Makan Bergizi Gratis, lebih dari 3,5 juta anak Indonesia kini menikmati akses pada makanan bernutrisi. Langkah yang mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya menjadi landasan penting bagi masa depan bangsa. Sebab, kemajuan tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar, melainkan dari sebuah piring makan yang penuh, dari anak-anak yang pergi ke sekolah tanpa rasa lapar, dengan semangat belajar yang tumbuh karena tubuh mereka cukup gizi. Di bidang kesehatan, lebih dari 777.000 masyarakat sudah merasakan manfaat layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Bukan hanya soal berobat, tapi tentang memberi rasa tenang bahwa siapa pun, di mana pun, berhak merasa aman ketika berbicara tentang kesehatannya. Akses pengobatan tidak lagi bergantung pada tebalnya dompet, tapi pada keyakinan bahwa negara hadir untuk melindungi Rakyat. Layanan ini juga semakin mudah dijangkau lewat pemanfaatan teknologi digital. Masyarakat bisa mencari informasi kesehatan, konsultasi dokter secara daring, dan mengakses layanan medis langsung dari ponsel mereka. Dengan cara ini, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat, lebih cepat, dan bisa dirasakan oleh lebih banyak orang. Di bidang ekonomi, pembentukan Danantara Investment Agency menjadi wujud komitmen untuk mengelola kekayaan nasional secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Melalui upaya ini, terbuka peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas. Di bidang pengembangan manusia, mempercepat hadirnya pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital untuk menjawab tantangan besar di era transformasi digital. Melalui kolaborasi dengan dunia industri, Pemerintah Indonesia mendorong terbukanya lebih banyak program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar, termasuk dalam penguasaan kecerdasan artifisial, pengelolaan data, dan keterampilan digital praktis. Sebagai bagian dari upaya tersebut, akan segera diresmikan Al Centre of Excellence di Papua, hasil kolaborasi antara Pemerintah dan Industri. Sebagai sarana untuk membangun kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi transformasi digital. Di saat yang sama, Pemerintah juga memperkuat fondasi perlindungan sosial di ruang digital. Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Pelindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS) menjadi langkah konkret untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh di ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan beretika. Seluruh upaya ini berpulang pada satu tujuan besar: membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat. Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dan dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama Kebangkitan Nasional. Delapan misi besar, untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat. Di balik setiap kebijakan fiskal, setiap program sosial, dan setiap langkah strategis, selalu ada satu tujuan yang di Ingat oleh Pemerintah Indonesia. Agar setiap rakyat Indonesia, di kota besar maupun di pelosok desa, merasa dilibatkan dan diberdayakan dalam kemajuan bangsanya sendiri; Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama; Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117; Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Om Shanti Shanti Shanti Om, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Terimakasih Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid

KPU Provinsi Papua Pegunungan Memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan Aksi Donor Darah sebagai bentuk Aksi Kepedulian

KPU Provinsi Papua Pegunungan Memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan Aksi Donor Darah sebagai bentuk Aksi Kepedulian Dalam semangat Hari Kebangkitan Nasional, KPU Se-Papua Pegunungan mengadakan acara donor darah yang penuh makna di kantor KPU Kabupaten Jayawijaya. Acara ini sebagai bentuk kepedulian sesame manusia. Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan KPU Provinsi Papua Pegunungan kepada masyarakat Pegunungan. Aksi donor darah ini sebagai bentuk kepedulian hidup dan juga memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor itu sendiri. Beberapa manfaat donor darah antara lain: Menyelamatkan Nyawa: Setiap kantong darah yang didonorkan dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa. Meningkatkan Kesehatan Jantung: Donor darah secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Mendeteksi Penyakit Serius: Sebelum mendonorkan darah, pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan, yang dapat membantu mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini. Menumbuhkan Rasa Kepedulian: Donor darah adalah tindakan mulia yang menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama. Semangat Kebangkitan Nasional dalam Aksi Nyata Aksi donor darah ini sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, yang mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan gotong royong dalam membangun bangsa. Melalui kegiatan ini, menunjukkan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak hanya dirayakan dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurut Ketua Panitia Adden Siagian selaku kabag KUL KPU Provinsi Papua Pegunungan mengatakan bahwa “pelaksanaan kegiatan upacara hari kebangkitan nasional ke 117 tahun, dengan tema Bangkit Bersama Mewujudkan Indonesia Kuat. Disela-sela hari Peringatan Upacara Kebangkitan Nasional KPU Se-Papua Pegunungan melakukan kegiatan sosial dengan melakukan  aksi Donor darah adalah bentuk Tindakan sosial karena membantu memenuhi kebutuhan darah di Rumah Sakit dan menyelamatkan nyawa orang yang membutuhkan. Selain itu, donor darah juga memiliki manfaat kesehatan bagi pendonor, seperti memperlancar peredaran darah dan meningkatkan produksi sel darah baru. Donor darah juga bisa menjadi tindakan nyata untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama dan memperkuat nilai-nilai gotong royong”. Harapannya kegiatan donor darah ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. KPU Provinsi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan serupa, karena setetes darah yang kita berikan dapat memberikan harapan baru bagi sesama. Aksi donor darah yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional adalah contoh nyata bagaimana KPU Provinsi dan satker delapan Kabupaten dapat berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama yang ditunjukkan dalam acara ini patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi kita semua.

PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL DI KPU SE-PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN TAHUN 2025

PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL DI KPU SE-PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN TAHUN 2025 KPU Provinsi Papua Pegunungan Senin 19 Mei 2025 - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional dapat memperkuat kebersamaan jajaran KPU Se-Provinsi Papua Pegunungan dengan melakukan berbagai kegiatan yaitu Apel pagi, senam bersama dan main catur di Kantor KPU Jayawijaya. Pembina apel Ketua KPU Provinsi Papua Pegunungan (Daniel Jingga), dihadiri Komisioner, Sekretaris, Kabag, Kasubag dan seluruh staf ASN dan non ASN delapan Kabupaten Provinsi Papua Pegunungan. Ketua KPU Provinsi Papua Pegunungan sebelum menyampaikan arahannya, pertama-tama pengecekan Kehadiran para Komisioner delapan Kabupaten. Dalam arahannya bahwa pastikan semua Komisioner harus ada disetiap KPU Kabupaten masing-masing.  "Kita mempunyai Provinsi sendiri sehingga keaktifan kantor menjadi prioritas supaya semua pelaporan bisa kerja". Setiap hari Senin wajib melakukan apel di kantor KPU Provinsi dan KPU delapan  kabupaten. Kami menyampaikan terimakasih kepada KPU Provinsi Papua Pegunungan bersama delapan KPU Kabupaten bahwa hasil kerja keras kita sehingga tidak satu orangpun bermasalah dan semua berjalan dengan baik maka pertahankan.  "Berkat kerja keras kita juga maka saya  diberikan penghargaan dari KPU RI di Bali. Penghargaan ini hasil dari kebersamaan kita selama ini jatuh bangun dapat mensukseskan tahapan Pemilu dan Pilkada dengan baik. Dengan demikian kebersamaan ini tetap kita pelihara sebagai satu keluarga besar KPU Provinsi Papua Pegunungan.